Lesty Putri Utami Serap Aspirasi Warga Penengahan, Tegaskan Komitmen Bangun Infrastruktur dan Layanan Sosial
Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Lesty Putri Utami, S.H., M.Kn, menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) ke-I di dua titik, yakni Desa Padan dan Desa Ruang Tengah, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai, tokoh masyarakat, aparatur desa, serta warga setempat. Dalam sambutannya, Lesty menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, Pancasila menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.
"Indonesia memiliki ideologi yang luar biasa, yakni Pancasila. Ini menjadi perekat bangsa agar tetap utuh dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” ujar Lesty di hadapan peserta.

Dalam kesempatan itu, Lesty juga memperkenalkan dirinya sebagai legislator perempuan satu-satunya dari Lampung Selatan di DPRD Provinsi Lampung. Ia menyebut, kegiatan sosialisasi tersebut bukan sekadar agenda rutin dewan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
“Ini adalah awal silaturahmi saya dengan warga Desa Ruang Tengah. Saya ingin hadir bukan hanya hari ini, tetapi terus menjaga komunikasi agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,” katanya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Lesty menjelaskan bahwa bidang kerjanya meliputi pembangunan infrastruktur, sosial, hingga pelayanan publik. Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi disampaikan, salah satunya terkait peningkatan jalan penghubung antara Desa Ruang Tengah dan Desa Way Kalam.
Menanggapi usulan tersebut, Lesty menyatakan kesiapan untuk memperjuangkan pembangunan jalan melalui skema Peningkatan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) atau program serupa.
Namun, ia menegaskan bahwa realisasi program tersebut kemungkinan baru dapat diusulkan pada awal tahun 2027, mengingat anggaran tahun 2026 telah berjalan.
“Kalau proposal masuk di awal 2027, insyaallah bisa kita perjuangkan agar direalisasikan pada tahun yang sama,” jelasnya.
Tak hanya infrastruktur, Lesty juga menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menyampaikan komitmen kader PDI Perjuangan untuk membantu warga dalam pengurusan BPJS Kesehatan, terutama untuk kebutuhan mendesak.
“Jika ada kendala BPJS aktif, denda, atau kebutuhan mendesak, masyarakat bisa berkoordinasi melalui pengurus PAC agar dapat dibantu secepatnya,” tegasnya.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Warga menyambut positif kehadiran Lesty Putri Utami yang dinilai membuka ruang aspirasi secara langsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebangsaan semakin kuat, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Penengahan dan sekitarnya. (*)